Blog Maswit

penerjemah dan kehidupannya

Cari Blog Ini

Blogroll

Follow us on FaceBook

About

Popular Topics

Popular Posts

Popular Posts

Panduan Belajar Trados 2011 untuk Pemula | Materi Pelatihan Jogja Bag. 1

PANDUAN BELAJAR SDL TRADOS 2011 UNTUK PEMULA

Pendahuluan

Akhir-akhir ini, para penerjemah, khususnya yang sudah go international sering mendengar atau menerima permintaan klien untuk menggunakan CAT Tools yang disebut Trados 2011. Pada prinsipnya, menurut pendapat saya, semua CAT Tool berfungsi sama. Semua adalah sekadar alat bantu. Jadi, tidak ada jaminan hasil terjemahan menjadi lebih baik atau lebih cepat kerjanya. Hasilnya akhirnya tetap tergantung penerjemah.

Pada manual kali ini, saya akan membahas secara singkat tentang CAT Tools satu ini. Panduan ini ditujukan untuk pemula atau yang baru mengenal karena saya juga hanya pengguna biasa. Saya belajar sesuai kebutuhan.

Apa itu CAT Tools
CAT Tools adalah program komputer yang dapat membantu manusia menerjemahkan. Program ini terdiri dari tiga fitur utama:
(a) terminologi management,
(b) translation Memory, dan
(c) quality check.

Ketiga fitur ini terintegrasi di dalam satu paket.

Terminology management tool adalah paket dari peranti tersebut yang digunakan untuk membuat, memelihara dan menggunakan glosari. Glosari ini bisa dibuat sambil melakukan penerjemahan, dibuat sebelum menerjemahkan oleh penerjemah, atau sudah disediakan terlebih dahulu oleh klien.

Fitur translation memory (memori terjemahan), seperti yang sudah disebutkan di depan, berguna untuk membuat translation memory (TM), memelihara, dan memanfaatkan translation memory.
Translation memory adalah arsip teks dwibahasa yang tersegmentasi, disesuaikan, yang dipecah-pecah dan diklasifikasi, yang dapat disimpan dan dibaca ulang pada berbagai kondisi pencarian. Dengan kata lain, memori terjemahan terdiri dari database (pangkalan data) yang menyimpan segmen teks sumber dan teks sasaran (sering disebut unit penerjemahan), dan segmen-segmen ini dapat dibaca ulang pada proses penerjemahan yang akan datang. Dengan cara ini memori terjemahan dapat memberi masukan pada penerjemah. Kalau digunakan dengan baik, memori terjemahan dapat meningkatkan konsistensi terjemahan dan kualitasnya. Memori terjemahan ini dapat dipakai bersama-sama oleh beberapa penerjemah. Kerja tim pun dapat menjadi lebih baik dan efisien. Perhatikan bagan di bawah ini.


Gambar 2. Proses menerjemahkan dengan Translation Memory (CAT Tool)

Dari bagan di atas, dapat dipahami bahwa pada awalnya Penulis menghasilkan naskah bahasa sumber (BSu). Penerjemah menerjemahkan naskah ini dengan bantuan Translation Memory (TM). Setelah Unit Penerjemahan BSu dikenali oleh TM, maka akan ada tiga kemungkinan. Kemungkinan pertama unit BSu benar-benar baru, jadi tidak ada yang mirip dengan yang di TM. Oleh karena, itu penerjemah harus menerjemahkannya secara konvensional (dan hasilnya akan disimpan di dalam MT). Ini di gambarkan oleh panah ke bawah sebelah kiri. Kemungkinan kedua adalah unit BSu sama persis dengan unit yang ada di dalam TM. Kondisi ini disebut “exact match”. Maka, sistem CAT Tool langsung memakai data yang tersimpan. Campur tangan penerjemah tidak diperlukan. Lihat panah ke bawah sebelah tangan. Kemungkinan ketiga, unit BSu tidak sama persis dengan sembarang unit di TM, tetapi cukup mirip dengan salah satu atau beberapa unit di dalam TM. Kondisi ini disebut “fuzzy match”. Dalam kondisi ini TM akan menawarkan hasil terjemahan yang telah disimpan di dalam TM dan TM menandai bagian-bagian unit penerjemahan baru yang tidak sama dengan yang telah tersimpan di TM. Kemudian penerjemah dapat menerima, memodifikasi, atau menolak tawaran ini. Lihat panah diagonal dari sudut kanan atas ke kiri bawah.

Yang terakhir, quality check berguna untuk memeriksa kualitas terjemahan yang dihasilkan dari beberapa segi: tanda baca, tag dan konsistensi dengan glosari.

[Catatan: ada juga program terminology management dan quality check yang dijual terpisah.]


Ada berapa macam CAT Tool?
Ditinjau dari antarmuka yang dipakai, ada dua macam:
(a) Word-interfaced CAT Tools dan
(b) proprietary-interfaced CAT Tools.

Jenis pertama menempel pada program MS Word, contohnya Trados, Wordfast, Metatexis. Sedangkan jenis kedua mempunyai antarmuka sendiri. Contoh dari jenis ini adalah Transit, SDLX, dan Deja Vu.

Ditinjau dari jenis teks yang dikerjakan ada (a) text-based CAT Tools dan Binary-based tools. Apabila file yang kita kerjakan terutama mengandung teks, maka jenis pertama sudah tepat. Sebaliknya, jika file yang diterjemahkan mengandung banyak jendela dialog --apalagi yang ada “hotkey”-nya-- pilihan pertama kurang efisien, meskipun bisa dilakukan. Beberapa nama CAT Tool dan file yang didukung dapat dilihat di lampiran.

Pertimbangan di dalam memilih CAT Tool

Ada beberapa hal yang dapat dijadikan pertimbangan dalam memilih CAT Tool.

1. Popularitas bagi pemberi kerja
Sampai saat ini, CAT Tool yang paling populer adalah Trados. Hal ini juga diakui oleh CAT Tool lainnya dengan cara mengiklankan diri "dapat mengerjakan format Trados".

2. Jenis file yang bisa ditangani
Semakin banyak jenis file yang bisa ditangani, semakin fleksibel program tersebut. CAT Tool dengan antarmuka “proprietary” biasanya lebih baik dalam hal ini.

3. Kemudahan pengoperasian (terminology management, translation memory, dan quality check)
Bagi pemula, CAT Tool yang “menempel” pada Word akan lebih mudah karena mereka tidak harus belajar software baru. Namun, bagi pengguna CAT Tool yang sudah berpengalaman, sering kali CAT Tool yang mandiri lebih produktif dan efisien untuk jenis-jenis file “yang tidak umum” jika ditinjau dari hasil akhir.

4. Kompatibilitas dengan CAT Tool lain
Semakin kompatibel sebuah program dengan program lainnya, semakin lapang “arena permainan" yang disediakan karena sering kali penerjemah harus memakai TM (translation memory) atau glosari yang dibuat oleh program lain.

5. Harga
Harga mungkin menjadi pertimbangan. Namun, setelah penerjemah mendapatkan proyek, biasanya harga untuk membeli CAT Tool menjadi pertimbangan yang kesekian. Tidak jarang klien yang memberi lisensi software tersebut.
(See more at: http://www.maswit.com/2010/01/teknologi-penerjemahan-machine.html#sthash.GRBHn2lM.dpuf)

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan tentang CAT Tools:
1. CAT Tools BUKAN mesin penerjemahan, tapi hanya alat bantu. Jadi, yang menerjemahkan adalah penerjemah dan BUKAN CAT Tools.

2. CAT Tools dengan Translation Memory- dan glossary-nya, membantu penerjemah dalam mengingat naskah yang sudah pernah diterjemahkan. Jadi, yang ditampilkan hanya naskah yang pernah diterjemahkan sebelumnya. Oleh karena itu, jangan berharap Anda akan mendapatkan usulan atau hasil terjemahan kalau Anda belum pernah menerjemahkannya.

3. Penentu utama kualitas terjemahan adalah penerjemah dan bukan CAT Tools. Maka, belajarlah menjadi penerjemah yang lebih baik.

Kesimpulannya, memang belum tentu hasil terjemahan dengan CAT Tools lebih baik dari yang tidak pakai CAT Tools. Akan tetapi, bisa lebih konsisten walaupun, lagi-lagi, itu tetap tergantung penerjemahnya. CAT Tools akan sangat membantu bagi mereka yang memahami dan dapat memanfaatkan dengan baik. Maka, terus belajar dan kenali CAT Tools Anda dengan baik dan pelajari segala kelebihan dan kekurangannya. Semoga CAT Tools benar-benar akan membantu Anda menjadi penerjemah yang lebih baik.

Mari kita mulai dengan pelajaran mengenai Trados 2011. (Bersambung)
Anda baru saja membaca artikel yang berkategori 2011 / CAT Tools / Trados dengan judul Panduan Belajar Trados 2011 untuk Pemula | Materi Pelatihan Jogja Bag. 1. Anda bisa bookmark halaman ini dengan URL http://www.maswit.com/2013/12/panduan-belajar-trados-2011-untuk.html. Terima kasih!
Ditulis oleh: Maswit - 11 Desember 2013

1 Komentar untuk "Panduan Belajar Trados 2011 untuk Pemula | Materi Pelatihan Jogja Bag. 1"

  1. Saya baru dengar dan baca2 tentang katul. Kepingin belajar dan kalo ada yang bisa dikunjungi di jakti untuk ikut belajar sangat terima kasih.

    BalasHapus

Silahkan masukkan komentar Anda. Tapi jangan spam, ya...

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *